Akuisisi Buku Pribadi: Mengelola Koleksi, Menjaga Kesadaran Membaca

Akuisisi Buku Pribadi: Mengelola Koleksi, Menjaga Kesadaran Membaca

 

Mencatat Buku yang Datang, Mensyukuri yang Dimiliki

 

 

Haloooo pembaca blog! ^^ aku ingin membagikan ragam kecamuk pemikiran, perasaan, serta hal-hal lainnya berkaitan dengan perbukuan ^^ hehehe, jadi aku ingin mengawali postingan ini dengan mengucap syukur, aku sangat bersyukur atas segala hal yang terjadi baik yang membuat bahagia, sedih, tangis, tawa, dan lara. Apa pun itu, hal itulah yang membuatku menjadi pribadi kuat dan tangguh seperti saat ini.

Selain mengubah pribadiku, tahun-tahun yang telah berlalu tersebut, aku bisa mendapatkan banyak sekali buku, percayalah, tanpa kegilaan demi kegilaan, mungkin koleksi bukuku belum akan mencapai seperti sekarang! Yups, karena koleksiku sekarang sudah banyak sekali, dan banyak pula TBR yang belum kuselesaikan TT huhu. Tapi ada satu hal yang aku syukuri juga, bahwa di awal bulan ini aku akhirnya bisa membeli tambahan rak untuk menambah kapasitas penyimpanan bukuku yang sudah tidak muat itu, akhirnya bukuku masih bisa termuat dalam rak baru itu, walau space yang tersisa juga tinggal sedikiiiit banget hehe.

Gambar 1 Mini Library

Berawal dari melihat dan menata buku yang sudah menggunung itulah akhirnya membuat kesadaranku bertambah bahwa, dalam membeli buku, aku harus mindful, nggak Cuma asal ah beli, tapi sebenarnya kayak begitu juga nggak apa-apa sih, asalkan ada duitnya, masalahnya adalah aku selama ini memiliki pencatatan keuangan yang kacau balau, jadi aku tidak menghitung semua hal yang aku keluarkan dalam satu bulan, apakah antara pemasukan dan pengeluaranku seimbang atau malah pincang, sekali lagi, aku terlalu seenaknya dalam mengelola keuangan, sedangkan pemberitaan akhir-akhir ini sangat tidak baik ya kan, jadi aku harus mulai mindful, apa pun yang nantinya akan terjadi, setidaknya aku harus mulai menabung hehehe. Tapi urusan membeli buku itu pasti diutamakan, hanya saja harus tercatat dan lebih bijak dalam membeli.

Nah, jadi untuk mengawali tahun 2026 ini, aku akhirnya melakukan sesuatu yang selama tahun 2024-2025 aku takuuuut sekali untuk melakukannya, yups... mencatat pengeluaran dalam pembelian buku :’) aku sudah terpikir untuk merekap dan mencatat pembelian dan pengeluaran untuk hal-hal berbau buku, tapi selama ini aku takut, yaa karena aku tahu pengeluaranku pasti akan mencengangkan, apalagi aku dalam satu bulan bisa membeli lebih dari 10 buku! Astagaaaaaaa.

Makanya, di awal tahun ini aku mencoba memberanikan diri untuk merekap pengeluaran yang aku keluarkan untuk pembelian buku. Dan hal ini mudah sebenarnya untuk dilakukan, hanya saja memang membutuhkan niat dan keberanian untuk merekap satu-persatu buku yang dibeli huhu. Dan percayalah melihat kembali rekapan uang-uang yang sudah dikeluarkan itu rasanya WOW sekali. Langsung mules dan males untuk cek-cek marketplace, karena merasa sudah kenyang melihat jumlah buku yang dibeli.

Seperti pada bulan Januari ini, aku mendapatkan 9 buku, 2 buku aku beli di bulan Desember 2025, dan baru dikirim di bulan Januari ini, jadi aku masukan ke rekapan bulan Januari. Berikut aku sekalian rekap detail lainnya, yang nantinya bisa berguna untuk di rekap total pada akhir tahun atau awal tahun depan hehe. Nanti aku juga akan posting rekap bacaan tahun 2025-ku, aku tadi baru saja me-rekap bacaan tahun 2025 yang not so bad, tapi kalo dilihat dari pembelian buku, wah sangat-sangat mengerikan sekali pembelian tahun 2025-ku TT. Berikut ini hasil rekapan pembelian buku bulan Januari 2026, aku tahu bulan Januari belum selesai, tapi aku ingin menutup pembelian buku bulan ini, dan bila ada buku yang menggelitik untuk dibeli, yaa aku harus masukin list pembelian bulan berikutnya :’) ingat, harus mindful.

Sebuah gambar berisi teks, software, nomor, Font

Konten yang dihasilkan AI mungkin salah.

Gambar 2 Catatan Pembelian Januari 2026

Untuk bagian harga aku sengaja nggak ku screenshot ya, karena mungkin bagiku total harga segitu lumayan, tapi bagi banyak orang maybe yaa itu sedikit, hehe. Atau malah bagi sebagian orang itu banyak. Jadi intinya sih, kurang lebih untuk pencatatan pembelian bukunya seperti ini. Untuk tahun terbit nggak aku isi karena bukunya memang masih tersegel semua, kecuali buku DAUR IV: Kapal Nuh Abad 21, ini buku susah banget dicarinya, dan sebagai bookish-collector, karena aku sudah punya DAURI-VII kecuali yang DAUR IV ini yaa pastinya aku bela-belain mencari dan harus dapat itu buku :’) hmmm masalah bookish-collector sih memang.

Berikut ini buku-buku yang aku dapatkan di bulan Januari 2026 wohoooo banyak dan isinya sospol alias sosial-politik :’) yaa bagaimana ya, sebagai warga negara yang baik, kita harus memahami hal-hal yang ternyata menyakiti ibu pertiwi tapi tertutupi oleh hal-hal lain yang memang sengaja ditutupi uhuuuuk!

Gambar 3 Catatan Pembelian Januari 2026 dan Tumpukan Pembelian Buku

Nah, kalau kalian bagaimana? Apakah melakukan pencatatan juga? Atau memiliki metode pengereman yang lain? Atau malah nggak pakai ngerem seperti aku dua tahun kebelakang hehe. Yuk, share pengalaman yang kalian lakukan dalam membeli buku.


Komentar

KAMI BERHAK UNTUK:

Menghapus komentar yang tidak mendidik, merendahkan atau menistakan suatu golongan, serta pertimbangan kenyamanan publik lainnya. Kami harap setiap komentar yang muncul di blog ini ramah untuk dibaca pengguna di segala rentang usia. Mohon cerdas dalam berkomentar.