Review: Aplikasi Auctor untuk Penulis, Worth It Nggak Sih? | Aplikasi untuk Menulis dan Mengembangkan Karakter Tokoh Cerita

Review: Aplikasi Auctor untuk Penulis, Worth It Nggak Sih? | Aplikasi untuk Menulis dan Mengembangkan Karakter Tokoh Cerita


Hobi nulis? Suka nulis? Cita-cita jadi penulis? Tapi sering kena writerblock? Kalian harus baca review kami yang satu ini.
Pada postingan kali ini, kami akan mengupas salah satu aplikasi menulis yang dapat diunduh secara gratis di smartphone kalian. Aplikasi tersebut bernama Auctor


Konsep yang diusung dari Auctor ini sedikit menarik dibanding aplikasi sejenis lainnya. Sebut saja Wattpad. Bagi kalangan yang memiliki hobi menulis sudah nggak asing lagi tentunya dengan nama aplikasi tersebut. Banyak novelis debut awalnya dimulai dari membuat cerita di platform tersebut, hingga karyanya diterbitkan secara fisik. Baik self-publishing maupun melalui penerbit yang sudah dikenal.
Tapi gimana nih, untuk orang-orang yang masih ingin belajar menulis secara rajin, dan ingin lebih baik dalam mengembangkan kemampuan menulisnya, serta cara menghindari adanya writerblock yang kadang suka datang tanpa terduga.


Auctor salah satu pemecah masalahmu. Jika kamu mengalami hal-hal yang kami sampaikan diatas. Aplikasi ini mengusung konsep untuk memberikan fokus penulis agar dapat mengembangkan ceritanya, melalui konsep cerita yang baik dan pembuatan karakter yang kuat. Jadi, bila di platform lain, kamu akan disuguhi tampilan untuk menulis, maupun untuk memisahkan dokumen-dokumenmu, agar sesuai dengan kebutuhanmu. Maka, pada aplikasi ini, kalian akan disuguhkan dengan framework writer. Dimana, kalian akan diberikan semangat serta, hal-hal apa saja yang perlu kalian lakukan atau isi. Dimana hal ini dapat membantu sekali untuk penulis yang kadang suka lupa sama cerita awal yang telah dibuat. Kasusnya cukup serupa dengan apa yang kami alami -_- hish.



Aplikasi ini cukup menarik, dengan tampilan yang sederhana namun mudah dipahami. Bahkan sangat membantu para pemula yang bingung, hal-hal apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menulis suatu cerita. Aplikasi ini sangat membantu. Bukan hanya apa yang perlu dipersiapkan, namun juga memberikan nasihat-nasihat yang singkat namun berarti (halah).


Cara menggunakannya juga mudah. Bahkan aplikasi ini cukup detail dalam memberikan pertanyaan-pertanyaan terhadap cerita yang ingin dibuat. Dan salah satu yang sangat bagus dan bermanfaat, yaitu terkait pengembangan karakter. Dimana, seringnya sih kami mandeg nulis karena karakter yang kami buat jadi buntu, dengan masalah yang kurang complicated, dan karakter tokoh kurang kuat. Tapi dengan adanya menu yang mengkhususkan penulis untuk mengembangkan karakter mereka, tentunya hal ini dapat membantu sekali.


Selain segi pengembangan karakter, ada juga segi pengembangan cerita, jadi sebelum membuat cerita, para penggunanya diarahkan untuk memiliki konsep yang matang. Bahkan diberikan arahan agar memiliki konsep matang setiap babnya, dengan karakter-karakter siapa saja yang nantinya akan ada di bab tersebut.


Lalu ada segmen untuk menuliskan ceritanya, bila segala konsep-konsep dari cerita dan karakternya sudah jadi. Bagus banget sih untuk penulis-penulis yang membutuhkan banyak catatan untuk mengembangkan cerita dan karakternya. Bahkan jadi sudah bisa membayangkan juga, nantinya karakternya bakal gimana.
Tapi, ada beberapa kekurangannya juga sih. Misalnya, penulis bakal diajak lebih memikirkan karakter siapa saja yang bakal ditambahkan. Bukan hanya itu, setelah daftar karakter terbentuk malah jadi kelihatan banyak banget karakter yang muncul. Apalagi tantangan yang lain mulai berdatangan, yaitu pengguna atau penulis harus menjawab beberapa pertanyaan tentang karakternya (demi pengembangan karakternya juga sih). Dan tentunya hal tersebut nggak mudah, karena banyaknya karakter yang ada. Bikin ngeri juga awalnya.

Tapi memang sih, ketika dipikir-pikir lagi, ketika penulis ingin membuat suatu cerita tentu saja dia perlu melakukan banyak riset lalu juga melakukan banyak coretan dan memberikan catatan-catatan. Cuma ketika hal itu terlihat dihape, agak ngeri yaaa, hmmm. Belum lagi ketika harus mengetikkan banyak kata-kata, yang bisa saja jadi banyak saltik disana-sini. Dan tentunya juga jempol kalian bakal dibuat njarem (capek banget). Nggak tahu juga sih, tapi dulu pernah membuat cerita untuk di share di Wattpad, dan nulisnya dulu juga dari hape.

But overall, aplikasi ini sangat membantu untuk penulis-penulis yang sering terkena writerblock, agar dapat lebih lancar lagi dalam menulis. Misal lagi mandeg idenya untuk membuat cerita, kalian bisa mengalihkannya dengan mengembangkan karakter kalian, atau bisa juga dengan mengembangkan outline bab selanjutnya. Siapa tahu dari hal tersebut kalian bisa menemukan ide menulis lainnya. Dan aplikasi ini juga terdapat tantangan menulis (Weekly writing Challenge). Tentunya seru banget kan untuk penulis-penulis yang memang memiliki kondisi-kondisi khusus ketika ingin menulis. Aplikasi ini memfokuskan kalian pada karya kalian, sebelum nantinya kalian share atau publish. So just keep writing whatever you wants!

Lalu, kami juga sedang mencari versi desktopnya, siapa tahu ada. Menurut kami, aplikasi ini memang sangat membantu sekali untuk penulis, tapi bila harus menuliskan ceritanya melalui hape, tentunya hal itu bisa bikin jari-jari pegel banget. Jadi, akan lebih baik kalau ada versi yang bisa digunakan di laptop ataupun komputer. Tentu pasti jauh lebih cepat dalam menuliskan ceritanya. Nanti jika kami sudah menemukan versi deskstopnya, kami akan buat lagi reviewnya :) karena nggak memungkinkan kalau melakukannya dalam satu postingan. Bisa super panjang.
Lalu, tentunya kalian sudah melihat pengumuman HOT NEW!!! yang sudah kami buat sejak akhir Januari, dan kami letakan di tempat yang cukup mudah dilihat (untuk yang menggunakan versi desktop) tapi tetap bisa dilihat untuk pengguna smartphone, kalian cukup klik pada icon strip tiga di pojok kanan atas. Yups, finally we debut our first story! Yeayyyyy!!! Masa depan cerah menyelimuti Menu Story. Hhohoho.

Story: Struggle-nya Nyusun Skripsi | Mahasiswa dan Skripsi Part 2


Sebenarnya cerita ini sudah lama ada, tapi memang kondisinya adalah terbengkalaikan. Padahal secara outline cerita sudah ada, tinggal membuat ceritanya. Tapi biasa kena writerblock atau kena writermager wkwkw :D tapi entah apa yang merasuki diri ini, tiba-tiba tergerak hati ini untuk mencari aplikasi menulis di Play Store, dan kami menemukan Auctor. Tentunya, karena Auctor-lah kami menjadi memiliki niat kembali dan harapan untuk dapat membuat cerita yang dipublish di blog ini. Yey!

Penasaran dengan ceritanya? Tenang saja, tunggu tanggal rilisnya saja. Bila postingan ini sudah rilis, tandanya cerita kami tersebut akan segera rilis :) uwuwuwu.

Oke, cukup sekian dulu postingan dari kami. Bila ada kekurangannya, kami mohon maaf. Nantikan postingan menarik lainnya dari kami yang terbit setiap Senin dan Sabtu pukul 09.00 WIB. See yaa!



Semoga harimu selalu menyenangkan! Keep creative! Keep literate!








See you!
Salam kreatif

Penulis: Admin Journal Creative World 
Editor: Admin Journal Creative World













Komentar

KAMI BERHAK UNTUK:

Menghapus komentar yang tidak mendidik, merendahkan atau menistakan suatu golongan, serta pertimbangan kenyamanan publik lainnya. Kami harap setiap komentar yang muncul di blog ini ramah untuk dibaca pengguna di segala rentang usia. Mohon cerdas dalam berkomentar.